Batam  

Dari Udara yang Menggetarkan, Lahir Empati yang Menyatukan

Solidaritas TNI AU Hang Nadim dan Pemko Batam untuk Sumatera

Atraksi F16 di atas langit dataran Engku Putri, Batam Center

Langit Batam pagi itu tidak biasa. Deru mesin pesawat tempur F-16 membelah cakrawala, terbang rendah, berputar, lalu kembali melintas dengan presisi nyaris sempurna. Getarannya terasa hingga ke dada, bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai pesan kekuatan negara sedang berbicara untuk kemanusiaan.

Di bawah langit yang sama, ribuan warga Batam menengadah. Ada decak kagum, ada sorak kecil anak-anak, tetapi lebih dari itu ada rasa haru. Sebab apa yang melintas di udara bukan sekadar atraksi militer. Ia adalah simbol solidaritas. Sebuah panggilan empati dari Batam untuk Sumatera.

Batam Merayakan Usia, Sumatera Dipeluk dengan Empati

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin Angkasa di Lanud Hang Nadim Batam

Momentum itu hadir bertepatan dengan Hari Jadi Kota Batam (HJB) ke-196. Sebuah usia yang panjang bagi kota muda yang tumbuh cepat di perbatasan. Namun tahun ini, Batam memilih cara berbeda untuk merayakannya. Tidak hanya menoleh ke belakang, tetapi juga menengok ke luar kepada saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah diuji bencana.

BACA JUGA:  Ombudsman RI: Penggusuran di Tembesi Tower Batam Melukai Keadilan Masyarakat

Melalui Batam Solidarity Airshow 2025, Pemerintah Kota Batam bersama TNI Angkatan Udara Lanud Hang Nadim menyatukan perayaan dan kepedulian dalam satu tarikan napas. Dari udara, kekuatan TNI AU hadir. Dari darat, empati masyarakat Batam mengalir.

“Ini bukan sekadar hiburan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batam, Rudi Panjaitan. “Ini simbol kebersamaan dan kepedulian Batam terhadap Sumatera.”

BACA JUGA:  Bayar UWT Batam, Warga Minta Pemerintah Beri Keringanan dan Solusi

Di kawasan Nuvasa Bay, Nongsa, suasana terasa hangat. Parade siswa SMP se-Kecamatan Nongsa membuka rangkaian Nostalgia Nongsa Sampena sebuah perayaan yang mengajak masyarakat menengok perjalanan Batam dari masa ke masa.