“Jangan sampai Ramadan hanya menjadi formalitas atau sekadar menahan lapar dan haus tanpa membawa perubahan pola sikap dan tindakan. Manfaatkan waktu ini sebaik mungkin, karena kita belum tentu bertemu Ramadan tahun depan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Amsakar turut memohon doa dari masyarakat Pulau Karas agar pembangunan di Kota Batam dapat berjalan lancar. Ia berharap pemerintah diberi kekuatan fisik, keistiqamahan dalam menjalankan amanah, serta kemampuan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan komitmen pembangunan yang telah disampaikan.
“Mari kita jadikan kekuatan doa sebagai energi untuk saling menguatkan, bukan saling melemahkan. Hindari narasi negatif di media sosial yang dapat memicu kecurigaan, karena hal itu tidak sejalan dengan semangat Ramadan,” tutupnya.






