Di sektor pendidikan tinggi, Pemko Batam menyalurkan beasiswa kepada 2.025 mahasiswa, termasuk kuota khusus bagi anak hinterland dan keluarga kurang mampu. Pemerintah juga merencanakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih (Sekolah Garuda) seluas 18 hektare dengan konsep boarding school, yang didukung sumbangan pengusaha senilai Rp150 miliar.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Amsakar menyebut kebijakan tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan bangsa.
“Program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, tetapi investasi masa depan. Di Batam, kami mengawal agar pelaksanaannya berdampak langsung pada kesehatan siswa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari dapur mandiri hingga pemberdayaan petani,” katanya.
Ia menambahkan, kinerja sektor pendidikan turut berkontribusi pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam yang saat ini mencapai 83,8 yang merupakan tertinggi di Kepulauan Riau dan termasuk jajaran terbaik di Sumatera.
“Jika IPM meningkat, kemiskinan menurun, dan ekonomi tumbuh, berarti tata kelola pemerintahan berada di jalur yang tepat. Saya mengajak seluruh kepala dinas dan kepala sekolah terus melakukan evaluasi serta merumuskan langkah taktis yang implementatif,” ujarnya.












