Market  

Indosat Berikan Paket Khusus Bencana Bagi Pelanggan Terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Foto: Dok. Indosat

Medan – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyalurkan paket khusus bencana kepada ratusan ribu pelanggan IM3 dan Tri yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga selama masa tanggap darurat.

Paket ini mulai dapat dinikmati pelanggan terdampak secara bertahap tepat tanggal 4 Desember 2025, pukul 00.00

BACA JUGA:  Perkuat Konektivitas Sepanjang Jalur Mudik, Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Ekspedisi Jaringan Andal

Paket khusus bencana ini mencakup 5GB kuota data, 600 menit panggilan ke semua operator, 600 menit panggilan ke sesama IM3 dan Tri, serta 1.000 SMS ke seluruh operator, yang seluruhnya dapat digunakan selama 7 hari masa aktif, demikian juga masa berlaku kartu IM3 dan Tri telah diberikan keistimewaan dengan perpanjangan hingga 30 hari. Paket khusus ini dapat digunakan secara langsung tanpa perlu registrasi tambahan.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Data Tahun Baru 2025, Konsisten Berikan Pengalaman Mengesankan

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indosat untuk menghadirkan layanan yang andal, termasuk pada saat masyarakat menghadapi situasi paling menantang. “Kami memahami bahwa komunikasi menjadi salah satu kebutuhan utama saat keadaan darurat. Karena itu, Indosat berkomitmen memastikan pelanggan tetap dapat terhubung dengan keluarga, layanan darurat, serta segala informasi penting,” ungkap Agus.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Siapkan Jaringan Kuat Sambut Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Agus menambahkan, tim Indosat terus berupaya meminimalisir dampak gangguan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap bisa terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting selama masa darurat. Hingga 3 Desember, layanan di sebagian besar wilayah terdampak telah kembali berfungsi secara bertahap, termasuk 50% wilayah Aceh, 92% wilayah Sumatera Utara, dan lebih dari 97% wilayah Sumatera Barat beroperasi dengan normal.