Sejarah dan Makna Nama Laksamana Ladi
Selain sebagai proyek infrastruktur penting, Flyover Laksamana Ladi juga membawa nama yang kaya akan nilai sejarah. Nama “Sei Ladi” sendiri berasal dari gabungan kata “Sei” yang berarti sungai dalam bahasa Melayu dan “Ladi” yang merupakan nama seorang tokoh legendaris, Laksamana Ladi.
Laksamana Ladi adalah seorang laksamana pada masa Kesultanan Melayu Riau-Lingga yang dikenal atas keberanian dan kepiawaiannya dalam menjaga kedaulatan laut dan perdagangan di sekitar Kepulauan Riau.
Laksamana Ladi memiliki peran penting dalam memimpin angkatan laut untuk melindungi wilayah perairan dari ancaman bajak laut dan kekuatan asing. Kepiawaiannya dalam berlayar dan strategi pertempuran laut menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati dalam sejarah kawasan tersebut.
Hari ini, Sei Ladi tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena Waduk Sei Ladi yang menjadi sumber utama pasokan air bagi penduduk Batam. Nama Laksamana Ladi tetap dikenang sebagai bagian dari identitas budaya dan sejarah Batam.
Dengan selesainya Flyover Laksamana Ladi, diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi kelancaran transportasi, tetapi juga mengingatkan masyarakat Batam akan sejarah dan jasa besar tokoh lokal yang telah berperan penting dalam melindungi kepentingan ekonomi dan keamanan wilayah ini.
Proyek Flyover Laksamana Ladi diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Batam di masa depan, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah yang memiliki peran vital dalam perekonomian daerah.








