Batam  

MTQH XXXIV Kota Batam Dijadwalkan April, Pemko Batam Matangkan Persiapan

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, memimpin langsung rapat persiapan yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/2/2026).

BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kota Batam Tahun 2026. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, memimpin langsung rapat persiapan yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/2/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah tahapan awal, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penetapan jadwal pelaksanaan, penentuan lokasi kegiatan, hingga pemetaan cabang dan golongan lomba.

Baca juga  Pastikan Pasokan Listrik Aman Jelang Idulfitri 1446 H, PLN Batam Siaga Penuh

MTQH XXXIV direncanakan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026, dengan dua alternatif lokasi, yakni Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam atau Dataran Engku Putri Batam Centre.

Firmansyah menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai target waktu. Ia meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk bekerja secara terpadu sejak tahap awal persiapan.

Baca juga  RSBP Raih Bintang 4 Transformasi Digital BPJS Kesehatan

“Setiap tahapan harus disusun dengan perencanaan yang jelas. Mulai dari teknis lomba, sarana prasarana, hingga pengaturan jadwal kegiatan. Ini penting agar pelaksanaan MTQH berjalan lancar dan terukur,” ujar Firmansyah.

Selain aspek teknis, Sekda Batam juga menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai Al-Qur’an dan Hadits.

Baca juga  DPRD Soroti Dugaan Alih Fungsi Lahan Fasum Jadi Ruko di Batam Centre, Budi: Kami Akan Panggil BP Batam hingga Pengusaha

Dalam rapat tersebut turut dipaparkan tema MTQH XXXIV, yakni Membangun Generasi Qur’ani Menuju Batam yang Maju dan Bermartabat. Tema ini menjadi landasan penyusunan konsep kegiatan, sekaligus penguatan pesan pembinaan keagamaan bagi masyarakat.