Batam  

Panbil Group Kembangkan Tiga Kawasan Industri Strategis, Batam Siap Serap 60 Ribu Pekerja Baru

Ekspansi Tiga Kawasan Industri Pangil Group diproyeksikan serap lebih dari 60.000 tenaga kerja

Kawasan ini mengusung konsep Eco Low-Carbon Industrial Park, sekaligus menjadi kawasan industri ramah lingkungan pertama di Batam yang dirancang mampu menyerap hingga 30.000 tenaga kerja.

Investor dari Singapura, China, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat disebut telah menunjukkan minat untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.

KEK Tanjung Sauh Jadi Episentrum Baru

Baca juga  Buronan Judi Online China Ditangkap di Batam, Cuci Uang Rp284 Miliar

Panbil Group juga memperluas pengaruhnya ke luar Pulau Batam dengan mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.

Luasnya mencapai 800 hektar, dan ditargetkan mampu menyerap 18.000 tenaga kerja hingga tahun 2030.

Hingga 2025, kawasan ini telah mempekerjakan 817 pekerja dari berbagai badan usaha dan pelaku industri.

Baca juga  Geger! Kos-Kosan di Bengkong Jadi Lokasi "Laboratorium Sabu" Pria 46 Tahun, Ditangkap Tengah Malam!

Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Pulau Batam menjadikan KEK Tanjung Sauh salah satu titik strategis baru untuk aktivitas ekspor-impor di jalur perdagangan internasional Selat Singapura.

Melalui tiga proyek industri besar ini, Panbil Group menegaskan komitmennya terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Panbil Group berkomitmen membangun masa depan ekonomi Batam yang lebih kokoh, hijau, dan berdaya saing global,” tulis manajemen dalam rilisnya.

Baca juga  BP Batam Imbau Pengendara Bermotor Tak Parkir di Jembatan Barelang

Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri unggulan nasional serta memperluas dampak ekonomi bagi lebih dari 1,3 juta jiwa penduduk kota industri tersebut.