Market  

Perkuat Bisnis Digital, Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp36,6 Triliun di Awal Tahun 2025

Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2025

Foto: Dok. Telkom

  • Pertumbuhan pendapatan positif pada segmen Enterprise, Wholesale and International, termasuk bisnis Menara Telekomunikasi
  • Total pelanggan IndiHome residensial (B2C) terus meningkat dan mengalami pertumbuhan double digit sebesar 10,4% YoY
  • Telkom terus mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance)

Jakarta – Menghadapi kondisi ekonomi yang penuh tantangan di awal tahun 2025, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya dalam mengimplementasikan strategi perusahaan yang solid dengan berfokus pada inovasi berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Tingkatkan Literasi Digital melalui IDCamp Gen AI Bootcamp dan Program untuk Disabilitas

Pada kuartal I 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp36,6 triliun. EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) konsolidasi tercatat sebesar Rp18,2 triliun dengan margin EBITDA pada 49,8%. Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp5,8 triliun dengan margin laba bersih pada 15,9%.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, “TelkomGroup terus membuktikan resiliensi dalam menghadapi berbagai dinamika, seperti kondisi ekonomi yang kian menantang dan pelemahan daya beli masyarakat.

BACA JUGA:  Waspadai Bersama, Pencurian Kabel Dapat Berdampak Kehilangan Nyawa hingga Kerugian Bisnis

Fokus kami pada pengembangan infrastruktur dan bisnis digital, penyediaan solusi yang relevan, serta simplifikasi produk guna meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan, menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. Kami optimis bahwa langkah strategis ini dapat memberikan hasil positif yang mendukung pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan perusahaan.”

Pada segmen Consumer (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel selaku anak usaha Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp27,2 triliun. Digital Business terus menunjukkan kinerja yang kuat dengan menyumbang kontribusi sebesar 90,3% terhadap total pendapatan pada segmen ini.

BACA JUGA:  Usung Igniting Tomorrow's Digital Evolution, Gelaran BATIC 2025 Makin Impresif

Selain itu, pendapatan dari IndiHome residensial (B2C) mengalami pertumbuhan sebesar 1,3% YoY. Hasil positif dari implementasi FMC juga ditunjukkan dengan meningkatnya total pelanggan IndiHome residensial (B2C) menjadi 9,8 juta pelanggan atau tumbuh double digit sebesar 10,4% YoY.