Kabel laut yang mengalami gangguan kemudian ditarik ke kapal dan dilakukan penyambungan sementara (temporer) sebagai proses awal perbaikan. Tahapan selanjutnya, tim melakukan persiapan untuk permanenisasi sambungan tersebut, dengan terlebih dahulu melakukan pengujian awal untuk memastikan kondisi kabel stabil.
Tahap inti meliputi proses splicing atau penyambungan kabel secara permanen dengan teknik khusus di atas kapal. Setelah itu, kabel diuji kembali, dilapisi pelindung, dan dikembalikan ke dasar laut sesuai jalurnya. Langkah terakhir adalah pengujian akhir untuk memastikan layanan kembali berjalan normal.
“Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh pelanggan TelkomGroup selama proses pemulihan ini berlangsung, semoga proses permanenisasi sambungan SKKL diberikan kelancaran. Telkom senantiasa berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan dan memastikan infrastruktur telekomunikasi digital tetap andal demi mendukung konektivitas masyarakat,” tutup Susila Shane Sihombing. (*)












