“Angka ini menunjukkan Batam memiliki pasar yang sangat potensial. Dengan jumlah kunjungan tersebut, pusat perbelanjaan seperti K Square memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi bagian penting penggerak ekonomi kota,” jelasnya.
Lebih jauh, Amsakar optimistis K Square tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, sehingga berkontribusi langsung terhadap penurunan angka pengangguran di Batam.
“Saya percaya K Square dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam, menyerap tenaga kerja lokal, dan pada akhirnya menekan angka pengangguran,” katanya.
Peresmian K Square ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam sebagai simbol dimulainya operasional pusat perbelanjaan tersebut. Kehadiran K Square diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi perkotaan dan menjadi magnet baru aktivitas masyarakat di kawasan Sukajadi dan sekitarnya.






