“Sekarang ini, sanksi sosial dari publik bisa jauh lebih berat daripada sanksi administratif. Karena itu, jaga sikap dan jadilah teladan,” ujarnya.
Memasuki tahun kerja 2026, Amsakar meminta seluruh ASN lebih fokus pada hasil dan dampak kerja, bukan sekadar laporan administratif tanpa substansi.
“Yang kami butuhkan bukan unjuk muka, tetapi kinerja. Bukan laporan yang terlihat rapi, tapi hasil yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menekankan pergantian tahun harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
Di akhir arahannya, Amsakar secara tegas meminta seluruh OPD menghentikan ego sektoral dan bekerja sebagai satu tim.
“Tidak boleh ada dinas yang merasa lebih penting dari yang lain. Semua harus solid untuk Batam,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan percepatan proses tender infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, penataan sumber daya manusia dan pembenahan manajemen persampahan diminta segera dirampungkan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota menyerahkan penghargaan kepada ASN Berprestasi, Berakhlak, dan Terdisiplin, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi pegawai dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun.
“Jaga kekompakan, jaga kebersamaan, dan saling menguatkan demi kemajuan Kota Batam,” pungkas Amsakar.












