Di sisi lain, TelkomGroup terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue-generating function sebesar 8,3% serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1%, sebagai upaya memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.
Lebih dari itu, TelkomGroup menghadirkan wujud nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi. Kehadiran Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mencerminkan bagaimana perempuan berperan aktif dalam mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja yang inklusif.
Kiprahnya juga mendapat pengakuan melalui penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, yang semakin menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.
Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hadir dalam konteks masa kini, Dian menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan.
“Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.
Selain aspek representasi, TelkomGroup juga memastikan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.












