Batam – Sebuah drama pelarian pencuri tabung gas di kawasan Pintu Satu, Tanjung Piayu, Sei Beduk, berakhir dengan tontonan menggelikan bagi warga setempat pada Minggu (22/2/2026).
Pelaku yang terjatuh ke parit saat mencoba kabur, nekat melakukan aksi pura-pura pingsan demi menghindari amuk massa dan evakuasi polisi.
Pria yang belum diketahui identitasnya ini sebelumnya mengalami nasib sial setelah sepeda motor yang dikendarainya kehilangan kendali dan terjun bebas ke dalam parit besar saat dikejar warga.
Meskipun dalam kondisi kaki patah akibat benturan saat terjatuh dengan motornya, pelaku sempat menunjukkan aksi perlawanan yang luar biasa. Ia berteriak histeris dan menolak keras saat akan diangkat petugas kepolisian ke dalam mobil patroli.
Hery, salah seorang saksi mata di lokasi, menegaskan bahwa warga bersikap kondusif dan tidak melakukan main hakim sendiri.
“Tidak ada aksi kekerasan, warga cuma melihat saja. Dia (pelaku) itu berontak sendiri pas mau diamankan, makanya terjatuh lagi ke parit dan kakinya patah,” jelas Hery.
Sadar dirinya sudah terkepung dan tidak bisa lari lagi karena cedera kaki, pelaku kemudian mencoba taktik terakhir: pura-pura pingsan. Aksi “akting” di tengah parit ini justru menjadi bahan tontonan warga yang geram sekaligus heran dengan tingkah lakunya di bulan suci Ramadan ini.
Meskipun mencoba tidak sadarkan diri, petugas tetap melakukan evakuasi sesuai prosedur. Pelaku akhirnya berhasil diangkat dari parit dan dibawa ke rumah sakit terdekat dengan pengawalan ketat personel Polsek Sei Beduk.






