Natuna  

Keuangan Cekak, Dinas Kesehatan Natuna Malah Belanja Mobil Dinas

Bupati Natuna, Cen Sui Lan melakukan audiensi dengan perwakilan tenaga kesehatan yang berunjuk rasa bersama OPD terkait. (Foto: Aulia Rahman)

Masih kata Cen, ia mengajak seluruh ASN di Natuna, khususnya tenaga kesehatan dapat lebih memahami kondisi keuangan daerah saat ini yang mengalami efisiensi. Sehingga ada beberapa kebijakan yang harus diambil agar roda pemerintahan dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya minta seluruh ASN memahami, berikan saya waktu untuk mempelajari setiap permasalahan maupun memperbaiki birokrasi daerah,” timpanya.

Cen mengatakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI saat ini masih melakukan audit kepada seluruh OPD Pemkab Natuna, termasuk di Dinas Kesehatan dan RSUD untuk tahun anggaran 2024.

Baca juga  Basarnas Natuna Siaga Penuh Kawal Sail to Natuna 2025 di PLBN Serasan

“Laporan hasil pemeriksaannya (LHP) pada akhir bulan Maret 2025 ini diserahkan kepada saya. Nanti dari LHP itu tergambar dan terpotret semua hasil Audit. Dan ada beberapa OPD yang akan ditindaklanjuti dengan Audit Investigasi BPK. Termasuk mengaudit hutang Rp 188 Milyar itu berasal dari mana saja, nanti hasil LHP nya juga terpotret dan terdokumentasikan,” pungkasnya.

Baca juga  Natuna Desak Pemprov Kepri Cairkan Dana Tunda Salur Pajak Rp17,5 Miliar

Aksi damai ratusan tenaga medis tersebut dikoordinir sejumlah dokter spesialis di rumah sakit umum daerah (RSUD) Natuna. Mereka menuntut pembayaran TPP bulan November dan Desember tahun 2024.

“Alhamdulillah, tuntutan kami dipenuhi. Bupati tetap akan membayarkan seluruh tunggakan tunjangan kami di bulan November,” ungkap syukur Muhammad Fadli seraya menyeka air mata harunya usai bertemu Bupati Natuna Cen Sui Lan diruang kerjanya.

Baca juga  Danlanud RSA Hadiri Upacara Hari Ibu ke-96 di Natuna

Dokter Muhammad Fadil, sudah bertugas di Natuna sejak tahun 2012 silam sebagai dokter umum, sekarang sudah bergelar dokter spesialis radiologi. Ia mengaku terganggu secara psikologis dengan kebijakan sebelumnya.