Natuna  

Keuangan Cekak, Dinas Kesehatan Natuna Malah Belanja Mobil Dinas

Bupati Natuna, Cen Sui Lan melakukan audiensi dengan perwakilan tenaga kesehatan yang berunjuk rasa bersama OPD terkait. (Foto: Aulia Rahman)

Natuna – Sejumlah perwakilan tenaga medis di RSUD Natuna menumpahkan seluruh keluhan kepada Bupati Natuna Cen Sui Lan. Dari tunggakan TPP hingga soal belanja mobil dinas kesehatan yang dinilai tidak layak, disaat keuangan daerah tengah cekak.

Penyataan memuncak tersebut diungkap dr. Muhammad Fadli saat audiensi bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama sejumlah OPD terkait di ruang kerjanya, Senin (10/3).

BACA JUGA:  Membangun Kekuatan Udara yang Tangguh, Danlanud Raden Sadjad Natuna Hadiri Rapim TNI AU 2025

“Kepala dinas kesehatan jangan membeli mobil dinas baru disaat keuangan daerah lagi cekak,” ketus Fadli ditengah audiensi.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyambut baik audiensi dan menerima beberapa usulan yang telah disampaikan oleh perwakilan tenaga kesehatan yang melakukan aksi damai di halaman kantor Bupati Natuna. tunggakan utang TPP dan rasionalisasi sejak Bupati sebelumnya.

BACA JUGA:  Bendera Merah Putih Terbesar Berkibar di Tebing Tanjung Datuk, Natuna Rayakan HUT RI ke-80 dengan Aksi Ekstrem

“Pemerintah daerah akan bertanggung jawab penuh untuk menindaklanjuti permasalahan yang menjadi harapan para tenaga kesehatan,” kata Cen.

Dalam audiensi tersebut akhirnya disepakati tunggakan TPP bulan November akan dibayarkan pada bulan ini setelah tunda salur dari provinsi Kepulauan Riau masuk ke dalam KAS Daerah. Tidak hanya tenaga medis, tapi seluruh tunggakan ASN.

“Namun untuk tunggakan TPP bulan Desember akan ditunda dulu. karena Pemda akan memprioritaskan pembayaran gaji ke 14 atau THR terlebih dahulu,” jelasnya.

BACA JUGA:  Polres Natuna Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-96 dengan Tema "Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045"

Cen Sui Lan menambahkan, pemerintahannya akan memperhatikan hak hak ASN. Namun dengan syarat ASN harus bekerja secara profesional dan melayani masyarakat dengan sungguh sungguh.

“Setiap professionalisme kerja, akan dibayar secara professional pula,” tegasnya.