Lebih jauh lagi, Community Gateway Wamena didesain sebagai open access platform, artinya infrastruktur ini tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, tetapi juga dapat digunakan oleh berbagai pihak operator, ISP lokal, maupun institusi lainnya, sehingga tercipta ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, TelkomGroup menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang tidak hanya berfokus pada kapasitas, tetapi juga pada kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional.
“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” tutup Dian.












