Sementara itu, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, memaparkan fokus TelkomGroup dalam memperkuat bisnis Business-to-Business (B2B) serta infrastruktur kabel laut guna menopang lonjakan kapasitas bandwidth akibat lonjakan data center dan aplikasi AI.
“Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan. Telin saat ini semakin kuat sebagai salah satu pemain infrastruktur digital regional dan global,” ungkap Budi.
Peluncuran ignitePRO: Terobosan Transformasi Autonomous AI
Salah satu inovasi paling menonjol pada gelaran tahun ini adalah hadirnya ignitePRO, sebuah executive conference khusus bertema “The Enabled Enterprise”. Forum ini dirancang untuk memfasilitasi para pimpinan bisnis dan teknologi dalam mengeksplorasi adopsi Autonomous AI, cloud, tata kelola, hingga sistem keamanan siber (trust & security).
Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori, menyampaikan bahwa integrasi ignitePRO menunjukkan evolusi BATIC yang kini tidak sekadar wadah diskusi, tetapi tempat lahirnya kesepakatan bisnis yang konkret.
“Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital terpercaya. Kami optimistis BATIC 2026 dapat mendorong kolaborasi, membuka peluang bisnis baru, serta memberikan nilai tambah nyata bagi industri telekomunikasi nasional dan global,” jelas Ansyori.
Melalui perhelatan ini, TelkomGroup dan Telin merealisasikan komitmennya untuk memosisikan Indonesia sebagai hub digital utama yang menghubungkan konektivitas global di kawasan Asia Pasifik.












