“Inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mempromosikan produk lokal hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Salim.
Ia menjelaskan, pada tahap awal D’KUMI Galeri memamerkan sekitar 550 jenis produk dari 27 pelaku UMKM Kota Batam. Kehadiran galeri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jejaring dan mengembangkan pasar.
Selain di Terminal Feri Internasional Sekupang, Pemko Batam juga mengembangkan Pojok UMKM di Gedung DPRD Kota Batam. Fasilitas tersebut menyasar tamu kedinasan dan peserta kunjungan kerja dari berbagai daerah di Indonesia.
Pemko Batam selanjutnya akan melakukan kurasi dan pembinaan secara berkelanjutan serta memperluas jaringan Pojok UMKM ke sejumlah titik strategis lainnya, termasuk bandar udara dan fasilitas publik.








