Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama para pengurus RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat.
Amsakar menegaskan RT dan RW memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan berbagai kebijakan dan program pembangunan agar tidak terjadi bias informasi, RT dan RW juga diharapkan menjadi penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
“Daripada kita sibuk merespons hal-hal yang tidak penting, lebih baik menjadi penyambung lidah pemerintah untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sekaligus menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Dengan begitu, setiap persoalan warga dapat ditangani secara tepat dan efisien,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam merealisasikan 15 program prioritas yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan memanfaatkan dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Batam sebagai momentum untuk mempercepat kemajuan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Batam Kota, para lurah, Sekretaris Kecamatan Batam Kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua LPM, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Batam Kota.












