Definisi Penumpang Dajjal: Naik Ojol, Lempar Driver ke Jurang, Telinganya Disantap!

Ilustrasi. Ai

Batam — Niat hati menjemput rezeki di pagi hari, seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial R.D. (34) justru mengalami nasib apes luar biasa di wilayah Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Korban menjadi sasaran aksi kejam dari penumpangnya sendiri, S (30), yang bertindak brutal layaknya “penumpang Dajjal”.

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Pinggir Hutan Bukit Harimau, Kelurahan Tanjung Pinggir. Kejadian bermula ketika pelaku S memesan jasa ojol di pangkalan depan SDN 003 Tanjung Pinggir dengan tujuan Bukit Harimau. Namun, sesampainya di area sepi pinggir hutan, aksi sadis pelaku pun dimulai.

BACA JUGA:  19 KK Asal Rempang Tempati Hunian Baru di Tanjung Banun

Tanpa aba-aba, pelaku S secara tiba-tiba memiting leher korban dari belakang hingga motor yang mereka kendarai jatuh tersungkur. Tak berhenti sampai di situ, pelaku yang gelap mata melakukan tindakan tergolong tak manusiawi.

Pelaku nekat menggigit telinga dan pipi korban. Dalam kondisi korban kesakitan dan tak berdaya, pelaku kemudian mendorong tubuh R.D. hingga menggelinding jatuh ke bawah bukit. Setelah menganiaya korban secara brutal, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor Honda Beat Street warna putih (BP 2429 MH) dan satu unit ponsel Oppo warna biru milik korban.

BACA JUGA:  Selama Imlek 2025, Polsek Sekupang berikan Pengamanan Tempat Ibadah dan Tempat Wisata

Beruntung, pelarian pelaku berujung singkat berkat respons cepat Tim Gabungan Jatanras Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, S.H., M.H.

Hanya selang beberapa jam setelah kejadian, sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan melacak keberadaan pelaku di kawasan Simpang Dam, Kecamatan Sei Beduk. Pelaku tak berkutik saat diringkus petugas saat sedang asyik bermain gim di salah satu warung. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah menggadaikan sepeda motor milik korban di kawasan Legenda Malaka.