Langkah tersebut menuai banyak apresiasi dari masyarakat yang menilai Batam semakin tertata dan memiliki identitas kota yang lebih kuat. Namun di sisi lain, sejumlah kebijakan penataan juga tidak lepas dari kritik publik.
Belakangan, penempatan pot bunga di beberapa ruas jalan menjadi sorotan warga karena dinilai terlalu dekat dengan badan jalan. Sebagian pengguna jalan khawatir keberadaan pot tersebut dapat mengurangi ruang gerak kendaraan dan berpotensi mengganggu keselamatan lalu lintas.
Meski demikian, kritik tersebut tampaknya tidak mengurangi semangat Li Claudia untuk terus melakukan pembenahan. Baginya, masukan masyarakat merupakan bagian dari proses pembangunan yang harus didengar dan dievaluasi.
Di usia ke-54 tahun, Li Claudia Chandra menunjukkan bahwa energi dan semangat kerjanya masih jauh dari kata surut. Dengan gaya kepemimpinan yang dikenal tegas, cepat bergerak, dan penuh perhatian terhadap detail, ia terus berupaya mewujudkan Batam sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga nyaman dan indah untuk ditinggali.






