Market  

Laba Bersih Telkom Tembus Rp10,6 Triliun di Semester I 2026, Bisnis Mobile Jadi Penopang Utama

Lanjutkan Efisiensi: Streamlining 10 Entitas dan Alokasi Capex Rp10,8 Triliun

Guna membangun organisasi yang lebih lincah (agile), Telkom berhasil menuntaskan proses streamlining atau penyederhanaan terhadap 10 entitas anak usaha melalui skema divestasi, merger, hingga likuidasi.

Selain itu, sepanjang semester I 2026, Telkom meralisasikan Belanja Modal (Capital Expenditure / CAPEX) sebesar Rp10,8 triliun. Lebih dari 96% capex dialokasikan langsung pada area bisnis prioritas seperti B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

BACA JUGA:  BATIC 2025 Edisi-10: Igniting Tomorrow’s Digital Evolution - Hubungkan Konektivitas Global

Sebagai bagian dari konsolidasi Danantara Indonesia, Telkom optimistis dapat memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan (stakeholders).

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor,” pungkas Dian.

BACA JUGA:  Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Data Tahun Baru 2025, Konsisten Berikan Pengalaman Mengesankan