Batam  

Wajah Baru Batam: Flyover Laksamana Ladi Beri Manfaat Atasi Kemacetan

Peresmian flyover Laksamana Ladi. (Foto: BP Batam)

Batam – Masyarakat Sekupang mulai merasakan manfaat Flyover Laksamana Ladi yang menghubungkan wilayah Sekupang dan pusat perkotaan Batam.

Puspa, salah satu warga Tiban, mengatakan jika keberadaan Flyover Laksamana Ladi mampu mengurai kemacetan yang acapkali terjadi di seputar Kawasan Southlink menuju Simpang Universitas Internasional Batam (UIB).

“Kami merasa senang dengan adanya flyover di Sei Ladi. Biasanya malam tahun baru pasti macet kalau kita mau ke arah Batam Center, tapi semalam alhamdulillah tidak lagi,” ujarnya, Rabu (1/1/2025).

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Lepas 600 Mubalig Ramadan 1447 H, Amsakar Tekankan Dakwah Sejuk dan Bangun Harmoni

Warga Tiban lainnya, Aida, juga ikut merasakan langsung manfaat dari keberadaan Flyover Laksamana Ladi.

Ia mengatakan, flyover yang menjadi wajah baru Kota Batam ini memberikan manfaat terhadap kelancaran mobilitas para pekerja. Khususnya di jam-jam sibuk.

“Biasanya jam sibuk pasti macet. Sekarang alhamdulillah sudah terurai. Jadi kita yang bekerja di area Batam Center maupun Batu Ampar sangat terbantu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  RSBP Siap Berikan Layanan Mudah, Cepat dan Berkualitas Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Di tengah perdebatan soal penamaan, flyover dengan panjang 120 meter dan lebar 10,5 meter ini sejatinya memang memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat Batam.

Sebagian pihak beranggapan, pembangunan flyover yang menelan anggaran sebesar Rp 132 miliar tersebut juga merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur pendukung iklim investasi di Batam.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Tindak 148 Pelanggaran hingga November 2024, Rokok Ilegal hingga Narkoba

“Jika menginginkan investasi meningkat, maka infrastrukturnya perlu kita benahi terlebih dulu. Kalau sudah maksimal, maka investasi akan tumbuh dan ekonomi pun bangkit,” jelas Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.