Perjalanan hidup terkadang menemukan jalannya sendiri bagi mereka yang tekun menanam kebaikan. Dari ruang kelas SMAN 1 Sekupang, Kota Batam, langkah kaki seorang gadis muda kini membawanya menembus gerbang istana kekuasaan tertinggi di negeri ini. Namanya Charina Anggie Simbolon.
Jelang pelantikannya sebagai Pamong Praja Muda oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 26 Juli mendatang, nama Charina mendadak menjadi sorotan nasional.
Bukan sekadar lulus, putri dari seorang Bintara TNI Kodim 0316/Batam, Pelda (Peltu) MM Simbolon, ini sukses mencatatkan prestasi gemilang: menembus 10 besar lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII dari total 1.204 calon wisudawan se-Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, ia juga menyabet predikat sebagai peraih Peringkat 1 di jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat.
Sebuah pencapaian yang membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melemparkan pujian terbuka, menyebut proses rekrutmen dan sistem pendidikan IPDN telah melahirkan talenta-talenta luar biasa dari latar belakang yang sederhana.
Jauh sebelum mengenakan seragam kebesaran praja, Charina dikenal di lingkungan tempat tinggal dan sekolahnya sebagai sosok yang membumi. Di mata sang ayah, Peltu MM Simbolon, putrinya adalah anak yang periang, ceria, dan mudah bergaul dengan siapa saja.
Semasa mengenyam pendidikan di SMAN 1 Sekupang, jejak keaktifan Charina terlihat jelas. Ia tidak hanya fokus pada deretan angka rapor di dalam kelas, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial sekolah maupun pelayanan di gereja. Baginya, berinteraksi dengan sesama adalah ruang untuk belajar memahami realitas sosial masyarakat.
Didikan keras namun penuh kasih sayang diterapkan di dalam rumah tangga militer tersebut. Sang ayah selalu menanamkan prinsip hidup yang memegang teguh integritas moral di atas segalanya.






