“Kami orang tua selalu menasihatinya untuk tetap rendah hati dan berbuat yang terbaik kepada sesama. Berbuat baik adalah investasi. Berbuat baik kepada sesama, maka kita akan mendapatkan yang baik juga,” tutur Peltu MM Simbolon dengan nada penuh syukur.
Kebanggaan tak terhingga menyelimuti keluarga besar Kodim 0316/Batam. Sebagai seorang prajurit TNI yang setiap hari mendedikasikan diri untuk pertahanan negara, melihat sang buah hati berdiri di jajaran elite akademi pamong praja adalah anugerah terbesar dalam hidup.
“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pemeliharaan dan kehidupan yang diberikan kepada anak kami Charina Anggie, terlebih atas pencapaiannya bisa lulus dan masuk 10 besar di IPDN,” ungkap sang ayah penuh haru.
Bagi keluarga Simbolon, pencapaian Charina membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah batasan untuk mencetak prestasi gemilang di tingkat nasional.
Kerja keras, ketekunan, serta doa yang tidak pernah putus menjadi bahan bakar utama bagi Charina dalam melewati gemblengan ketat di kampus IPDN Jatinangor.
Kini, hari-hari penantian menuju panggung pelantikan di hadapan Presiden RI sudah di depan mata. Dari Sekupang, Batam, babak baru kehidupan Charina Anggie Simbolon sebagai aparatur negara resmi dimulai.
Menghadapi dunia birokrasi dan pengabdian masyarakat yang penuh tantangan, sang ayah menitipkan pesan sarat makna agar putrinya senantiasa menjaga sikap profesional sekaligus kerendahan hati.
“Hormati atasan, sayangi rekan kerja, peduli akan bawahan. Selalu rendah hati, berdoa dalam segala hal, dan yang paling utama adalah mengandalkan Tuhan dalam setiap kehidupannya,” pesan Peltu MM Simbolon menutup perbincangan.






