BATAM — Kota Batam mencatatkan tren positif pada berbagai sektor pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang menembus angka 7,28 persen hingga penurunan angka kemiskinan menjadi 3,81 persen.
Capaian impresif tersebut dipaparkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri acara Silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Sekupang, Minggu (4/10/2026) malam.
Di hadapan para pengurus lingkungan, Amsakar menegaskan bahwa keberhasilan kota tidak lepas dari kontribusi kolektif seluruh lini masyarakat. Ia mengimbau agar semua elemen menghentikan ego sektoral maupun narasi yang dapat memecah belah.
“Batam membutuhkan ikhtiar bersama dan tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan. Yang kita perlukan adalah bagaimana RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat menyokong penuh arah kebijakan Pemko Batam. Semua raihan ini bukan klaim personal Amsakar-Li Claudia, melainkan hasil kontribusi kolektif,” ujar Amsakar.
Capaian Program Prioritas: Dari Investasi AI hingga Seragam Gratis
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar membeberkan deretan capaian kerja Pemko Batam bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra sepanjang tahun 2026:
Investasi & Ekonomi: Nilai investasi terealisasi sebesar Rp39,89 triliun, yang didorong oleh masuknya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan (AI) skala internasional.
Pendidikan: Sebanyak 105.670 set seragam sekolah gratis disalurkan untuk siswa SD dan SMP (negeri & swasta) disertai bantuan beasiswa pendidikan.












