Bersama-sama kita menjaga kerukunan hidup beragama, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kedamaian di Kepulauan Riau,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGIW Kepulauan Riau, Pdt. Dr. Otniel Harefa, menjelaskan bahwa Sidang MPL merupakan forum organisasi yang dilaksanakan setiap tahun sebagai amanat konstitusi PGIW.
“Sidang Majelis Pekerja Lengkap merupakan agenda rutin tahunan untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus merumuskan berbagai program strategis yang akan dilaksanakan PGIW Kepulauan Riau.
Fokus pelayanan kami mencakup penguatan gerakan oikumenis, pelayanan kemanusiaan, keadilan bagi ciptaan, serta penguatan kerukunan hidup beragama di Provinsi Kepulauan Riau,” jelasnya. Menurutnya, tantangan pelayanan gereja saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Sekretaris Umum meyampaiakan dalam laporannya bahwa PGIW Kepri saat ini beranggotakan 44 sinode tingkat Wilayah/Daerah seiring penerimaan dua sinode baru dalam sidanbg MPL ini, dengan jumlah warga jemaat 218.330 orang, yang tersebar pada 497 gereja lokal yang dilayani oleh 115 Pendeta/Gembala, dimana data statistic ini memperlihatkan potensi besar yang dimiliki oleh gereja-gereja yang bernaung dalam rumah besar PGIW Kepri.
Oleh karenanya Kami mengajak seluruh pimpinan gereja, tokoh masyarakat, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun pelayanan oikumenis tanpa memandang perbedaan denominasi maupun latar belakang.
Ketika gereja bersatu dan bekerja sama dengan semua pihak, maka program-program yang dijalankan akan memberikan dampak positif, baik bagi warga gereja maupun masyarakat Kepulauan Riau secara umum, katanya.






