Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri menegaskan bahwa pihaknya langsung mencatat dan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing guna mencari solusi cepat dan tepat.
Selain masalah infrastruktur dan lalu lintas, Kapolda Kepri juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi gangguan kamtibmas yang melibatkan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba dan tawuran pelajar.
Ia menekankan bahwa penanganan masalah sosial dan keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak “Polisi saja tidak akan mampu menjaga keamanan secara optimal tanpa dukungan masyarakat,” tegas Irjen Pol. Suhendri.
Oleh karena itu, peran aktif orang tua, pihak sekolah, dan elemen masyarakat sangat krusial dalam membentengi anak-anak muda dari pengaruh negatif. Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, serta menyaring informasi sebelum disebarkan agar tidak memecah belah persatuan.
Warga menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian daerah Kepri tersebut. Zidan, salah satu perwakilan warga Bengkong, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Polda Kepri yang turun langsung mendengarkan keluhan akar rumput.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan ruang langsung bagi warga untuk menyampaikan unek-unek kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Kepri. Harapannya, komunikasi seperti ini terus berlanjut agar situasi keamanan di lingkungan kami tetap terjaga,” ujarnya.












