“Meski keterbatasan anggaran, kita akan meningkatkan kepariwisataan dengan berkoordinasi dengan pihak pariwisata provinsi dalam mendukung sarana-prasarana kepariwisataan serta pelatihan pemandu wisata,” tambahnya.
Disisi lain, bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah, Lingga menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di daerah lain.
Daik Lingga yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Melayu Lingga masih menyimpan berbagai peninggalan bersejarah yang menjadi saksi kejayaan peradaban Melayu di masa lampau.
Keberadaan situs-situs sejarah, makam para sultan, masjid tua hingga berbagai cerita budaya Melayu menjadi daya tarik yang membuat wisatawan tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga belajar tentang sejarah dan identitas bangsa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menilai Kabupaten Lingga memiliki potensi wisata yang sangat lengkap dan layak menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata daerah.
“Destinasi wisata di Lingga ini sangat lengkap. Bisa mendaki gunung, pemandian air panas dan air dingin Batu Ampar, Air Terjun Resun, pantai-pantainya bagus apalagi Pulau Berhala, wisata sejarah banyak di Lingga. Dan kami dari pariwisata provinsi berkomitmen untuk mendukung peningkatan kemajuan wisata di Lingga. Wisata Lingga kami prioritaskan,” ujar Hasan.
Keunggulan tersebut membuat Lingga memiliki daya saing yang unik. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menikmati panorama pantai berpasir putih, mendaki gunung, menjelajahi air terjun, berendam di pemandian alami, hingga menyusuri jejak sejarah kerajaan Melayu yang pernah berpengaruh di kawasan Nusantara.






