Jejak Kerajaan Melayu dan Surga Wisata Lengkap Jadi Magnet Bagi Wisatawan ke Lingga, 30 Ribu Wisatawan Berkunjung Sepanjang 2025

Potret para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Berhala. (Yudiar)

Dukungan terhadap kemajuan sektor pariwisata Lingga juga datang dari kalangan pelaku wisata.

Sekretaris DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepulauan Riau, Eko Putro, menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menunjang pengalaman wisatawan.

Menurutnya, banyak masyarakat lokal Lingga yang sebenarnya telah memiliki kemampuan memandu wisatawan dengan baik, namun tetap perlu mendapatkan pelatihan agar lebih profesional dan informatif.

BACA JUGA:  Eks Kajari Lingga Diamankan Jamintel Kejagung, Publik Soroti Pengawasan Proyek Saat Bertugas di Bunda Tanah Melayu

“Dalam kunjungan kami ke Daik dan Pulau Berhala, saya sempat terkejut melihat ternyata banyak warga lokal yang cukup berkompeten dalam memandu wisatawan. Namun tentu pelatihan terhadap pemandu wisata juga penting untuk menambah bekal agar para pemandu wisata lebih profesional. Tentu harus kita bekali dengan pelatihan-pelatihan,” ujarnya.

Dengan kekayaan sejarah Kerajaan Melayu Lingga, keindahan alam yang masih alami, serta dukungan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisata, Kabupaten Lingga dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu destinasi unggulan nasional.

BACA JUGA:  Polda Kepri Kerahkan 1.190 Personel Amankan TPS, Sebanyak 119 TPS Masuk Kategori Sangat Rawan

Di tengah meningkatnya minat wisatawan, Lingga tidak hanya menjual panorama alam, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyelami jejak sejarah Melayu yang masih hidup hingga hari ini.