Batamnetwork, Karimun – Komitmen TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat pesisir kembali dibuktikan melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan yang digelar oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun di wilayah Pos Pembinaan Potensi Maritim (Posbinter) Durai, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 11 jam, mulai pukul 07.15 WIB hingga 18.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, M.Tr.Opsla, didampingi Ketua Cabang 6 Daerah Jalasenastri Koarmada I, Ny. Christina Samuel Chrestian Noya.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Ir. Raja Rafiza, S.T., M.M., unsur Muspika Kecamatan Durai, tokoh masyarakat, serta jajaran Jalasenastri Lanal Tanjung Balai Karimun.
Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan sosial.
Rombongan berangkat dari Dermaga Mako Lanal Tanjung Balai Karimun menggunakan Kapal Angkatan Laut KAL Pelawan I-4-67 menuju Posbinter Durai. Setibanya di lokasi, tim medis TNI AL langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh warga setempat.
Danlanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di wilayah pesisir merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Kehadiran TNI AL di tengah-tengah masyarakat pesisir bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga di wilayah binaan,” ujarnya.
Tak hanya menggelar pelayanan kesehatan, kegiatan sosial tersebut juga menyentuh langsung masyarakat kurang mampu. Danlanal bersama Ketua DPRD Karimun turun langsung menyusuri pemukiman warga untuk menyerahkan bantuan sembako secara door-to-door.
Keduanya mendatangi rumah-rumah warga yang membutuhkan, memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima manfaat. Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan kepedulian yang nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.






