Batam  

HKI Kepri Gelar Buka Puasa dengan Anak Yatim Piatu dan Dialog Industri untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%

HKI Kepri Gelar Buka Puasa dengan Anak Yatim Piatu dan Dialog Industri untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%

Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah lonjakan investasi. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna memastikan tenaga kerja lokal siap bersaing.

“Kami akan menyiapkan tenaga kerja lebih dulu sebelum investasi masuk. Contohnya, jika Xinyi datang ke Rempang, kita sudah siapkan SDM-nya. Saya juga meminta Dinas Tenaga Kerja menyusun program pelatihan terstruktur yang melibatkan SMK dan industri,” ujarnya.

BACA JUGA:  Operasi Penangkapan Buaya Terus Berlangsung, Muhammad Rudi Minta Masyarakat Batam Tetap Tenang

Kadin Kepri: Harus Ada Ruang Khusus untuk Kawal Investasi

Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyoroti birokrasi yang selama ini dianggap berbelit, sehingga membuat Kepri kalah bersaing dengan negara tetangga dalam menarik investasi.

“Kepri harus lebih agresif dalam menghadapi investasi yang masuk. Kita harus buktikan bahwa kita tidak kalah dari negara tetangga. Namun, selama ini birokrasi masih menjadi momok,” katanya.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin Angkasa di Lanud Hang Nadim Batam

Ia mengusulkan agar Pemprov Kepri membentuk forum khusus untuk mengatasi hambatan investasi yang selama ini terjadi.

“Harus ada ruang diskusi permanen antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mengawal investasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 10-12 persen,” tambahnya.

Acara yang diakhiri dengan buka puasa bersama anak yatim ini juga menghadirkan tausyiah dari Ustaz Zulkifli.

BACA JUGA:  Satgas Preventif Operasi Liong Seligi 2026 Polda Kepri, Intensifkan Patroli di Kawasan Strategis Batam

Dengan adanya dialog ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi dapat semakin kuat dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di Kepri.